welcome to my blog ^_^

Pengertian, Obyek, Metode dan Ruang Lingkup ilmu negara

Posted Sabtu, 16 April 2011 by NeyLa

Hand Out
HUKUM TATA NEGARA (HTN)
bu Jundiani

Materi 2
PENGERTIAN, OBYEK, METODA DAN RUANG LINGKUP ILMU NEGARA
1.      Pengertian Ilmu Negara

                                                              i.      Ilmu negara adalah ilmu yang menyelidiki / membicarakan tentang negara.
                                                            ii.      Ilmu yang mempelajari, menyelidiki, / membicarakan negara ( Suhino, 1982 : 1 )
                                                          iii.      Ilmu yang menyelidiki & mempelajari hal ikhwal & seluk beluk negara ( Dipolo G.S, 1975 : 9 )
                                                          iv.      Ilmu pengetahuan yg menyelidiki asas-asas pokok & pengertian pokok tentang negara & hukum tata negara ( Moh. Koesnardi, 1985 : 7 )
                                                            v.      Ilmu negara umum adalah cabang penyelidikan ilmu muda, tetapi menurut wujudnya merupakan suatu cabang yang tua (Krenenburg, 1982 : 9)

 
 
2.      Obyek Ilmu Negara
ž  Diantara ilmu yang berhubungan erat dengan ilmu negara adlh HTN, HTUN, Hukum Publik Internasional & Ilmu Politik.
ž  Keempat ilmu di atas mmliki objek yg Sama yaitu “Negara”
ž  Perbedaannya :
   Dalam HTN & HTUN memandang Negara dalam arti yang “Kongkrit” sedangkan Ilmu Negara memandang negara dalam pengertian yg “Abstrak” yaitu “objek dlm keadaan terlepas dari tempat, keadaan & waktu, jadi tegasnya belum mempunyai objek tertentu, bersifat abstrak – umum – universil” ( Suhino, 1982 : 2 )
q  Batas-batas keempat ilmu di atas adalah sbb :
            1. Batas dgn HTN
            2. Batas dgn HTUN
            3. Batas dgn Hk Publik Internasional
            4. Batas dgn Ilmu Politik

ž  HTN ada hubungan erat dgn HTN Pemerintahan, keduanya mengenai soal-soal kenegaraan. Hasil yang diperoleh oleh ilmu negara digunakan oleh HTN. Ilmu Negara akan dipakai sebagai bahan penyelidikan oleh HTN untuk menjelaskan bagaimana bentuk negara itu, sehingga dapat diimplementasikan dalam praktek HTN;
ž  Rumusan dr Van Vollenhoven :
  HTN = rangkaian peraturan-peraturan hukum yang mendirikan badan-badan sebagai alat (organ) suatu negara dengan memberikan wewenang & membagi pekerjaan pemerintah kepada alat-alat negara baik yg tinggi maupun yg rendah kedudukannya.
  HTUN = rangkaian ketentuan-ketentuan yg mengikat alat-alat negara tinggi & rendah, pada waktu alat-alat negara itu mulai mejalankan pkerjaan.
 
Peraturan HTN sbg kerangka landasan bg berdirinya suatu negara / prturan mengenai “negara yg sedang beristirahat”/tidak bergerak

Batas dengan HTUN
ž  HTUN bicara negara yg berhubungan dengan ketatausahaan negara, yaitu mengenai hubungan kekuasaan satu sama lain, hubungan pribadi/ pejabat dengan hukum lainnya khususnya mengenai susunan tugas, wewenang negara.
ž  HTUN merupakan cara untuk menjalankan alat-alat perlengkapan negara / Menurut Prof. Oppenheim “negara yg sedang bergerak”
Batas dengan HTUN 
ž  Jadi HTN & HTUN mengenai negara tertentu, misalnya HTN Inggris, Indonesia dll

Batas dengan Hukum Publik Internasional
ž  Dlm Ilmu Negara unsur hukum sebagai rangkaian kaidah-kaidah tidak sebagai unsur mutlak, tetapi dalam Hukum Publik Intern unsur kaidah merupakan unsur yang mutlak.
ž  Hukum publik Internasional pada prinsipnya mengatur hubungan antara berbagai negara (oknum-oknum dalam suatu negara) di dunia dengan tujuan untuk mengejar keselamatan & tata tertib dalam masyarakat Internasional

Batas dengan Ilmu Politik
ž  Ilmu politik menyelediki negara dari sudut kekuasaan. Sejak adanya negara maka disitulah mulai ada kekuasaan untuk mengatur negara tersebut. Jd ada hubungan yang erat antara Ilmu Negara dengan Ilmu Politik.
ž  Yang diselidiki lebih lanjut dalam Ilmu Negara adalah
                        (1) Asal mula negara,
                        (2) Hakekat Negara,
                        (3) Bentuk-bentuk Negara

Metode Ilmu Negara
ž  M. Observatif;
            Bekerja dgn memperhatikan, menanggapi & memperdalam sesuatunya baik pertumbuhan negara, wilayah, umatnya, & pemerintahannya.
ž  M. Komparatif;
            Bekerja dengan studi banding antara negara yang satu dengan negara yang lain.
ž  M. Dialektis;
            Bekerja dengan Dialektika, dengan mengkonfrontasikan, menguji fakta-fakta, fenomena yang satu dengan yang lain.
            Pola ilmu negara ditentukan oleh 2 kerangka yaitu :
  Kerangka struktural: disebut sistemetik, menyusun data rencana kerja yg lengkap dgn bahan yg ada, merangkum data, fenomena & persoalannya.
  Kerangka Susunan fungsional / metodik, taktik kerja yg mntukan cara bgmn mlakukan tugas.
ž  Metode Psikologis Untuk Menjelaskan Negara;
            Karena dua alasan (JJ Van Schmid,1978 :183) :
a.       Mempelajari pengaruh pikiran dengan perasaan serta naluri manusia dlm hidup bernegara;
b.      Menentukan gejala sosial yang sama sekali baru dalam konteks moralitas susunan negara & masy.
ž  Metode Hukum Positif Utk Menjelaskan Negara;
            Melalui metode ini para penganut teori kedaulatan negara juga memberikan gambaran mangenai negara hukum, jd untuk pemikiran mengenai negara dari sudut ajaran yuridis , diketemukan metode yang sama dengan metode yang dipakai untuk mempelajari per UU an. 
ž  Metode Mac Iver
            Negara menurut Mac Iver adalah alat masyarakat. Metode yang digunakan bersandar pada sejarah & perbandingan.


0 komentar:

Poskan Komentar